Categories
Uncategorized

5 Jembatan Paling Ekstrim dan Mendebarkan

Jembatan merupakan sebuah struktur melintang yang menghubungkan dua tempat yang saling terpisahkan oleh jurang, sungai, ataupun jalan raya. Jembatan dibangun sebagai tempat penyeberangan pejalan kaki, kendaraan, maupun kereta api. Bentuk jembatan pada umumnya hanya lurus. 5 Jembatan berikut ini memiliki bentuk yang tidak biasa, ekstrim dan mendebarkan. 

​1. Jembatan Eshima Ohashi, Jepang

Gambar 1. Suasana Jembatan Eshima Ohashi
Sumber: www.aflowerinjapan.com

Jembatan Eshima Ohashi di Jepang merupakan jembatan yang sangat tinggi dengan turunan yang sangat curam dengan ketinggiannya mencapai 44,7 meter. Berbentuk mirip dengan roller coaster membuat jembatan ini diklaim warga setempat sebagai jembatan paling mengerikan di dunia. Jembatan tersebut menghubungkan kota Matsue dan Sakaimoto, melintasi danau Nakaumi di wilayah timur Jepang. Jembatan beton dua jalur sepanjang 1,7 kilometer ini dibangun sangat tinggi agar dapat dilintasi kapal di bagian bawahnya.

2. Jembatan Langkawi Sky, Malaysia
Gambar 2. Bird Eye View Jembatan Langkawi Sky
Sumber: www.cibuka.com

Jembatan yang dibangun setinggi 2300 kaki di atas permukaan laut ini menghubungkan gunung Mat Chinchang dengan pulau Langkawi, Malaysia. Jembatan Langkawi Sky merupakan sebuah jembatan terbuat dari struktur kabel berbentuk melengkung, yang dibuat khusus untuk para pejalan kaki dengan panjang sekitar 125 meter. Terdapat banyak tikungan dan belokan untuk memberikan panorama keindahan alami bagi pengunjungnya. Konstruksi jembatan ini menjadikannya sebagai jembatan gantung berliku terpanjang di dunia.

3. ‘The Rolling Bridge’, London

Gambar 3. Transformasi The Rolling Bridge
Sumber: www.heatherwick.com
“The Rolling Bridge” merupakan jembatan non-permanen yang dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat yang lain dengan cara “melipatnya” menjadi sebuah lingkaran. Struktur jembatan ini tersusun atas 8 bagian segitiga yang akan membentuk sebuah oktagon (segi delapan) ketika digulung dan dapat dibuka kembali menjadi sebuah jembatan.

4. Jembatan Dragon King Kong, Cina

Gambar 4. Bird Eye View Jembatan Dragon King Kong
Sumber:
www.sejenak.com
Jembatan Dragon King Kong yang berlokasi dari Distrik Danay Changsha Meixi, Cina adalah jembatan penyeberangan untuk pejalan kaki dengan panjang sekitar 185 meter dan ketinggian sekitar 22 meter. Prinsip kontruksi jembatan ini  berasal dari cincin Möbius, dan dari seni dekoratif asli Cina.

5. Jembatan Helix, Singapura

Gambar 5. Suasana Jembatan Double Helix
Sumber: www.pinterest.com
​Jembatan Helix di Singapura ini menjadi jembatan “Double Helix” pertama di dunia untuk dilewati pejalan kaki. Konstruksi jembatan ini didasarkan pada struktur double helix DNA. Terdapat beberapa platform yang ditujukan khusus untuk spot terbaik melihat cakrawala kota Singapura. Pengunjung dapat melihat berbagai atraksi dan event yang terjadi di Bay dari jembatan ini. Pengunjung juga diberikan pemandangan panorama dari kota Singapura. Jembatan ini telah dianugerahi penghargaan “Bangunan Transportasi terbaik di Dunia” oleh Festival Arsitektur Dunia.
 
Itulah beberapa jembatan ekstrim nan mendebarkan. Bentuk jembatan yang unik memberikan kesan istimewa tersendiri bagi penggunanya. 
Categories
Uncategorized

Paprocany Lake Shore Public Space, Tychy, Polandia

Gambar 1. Ruang terbuka Danau Paprocany
Sumber : archdaily.com
Danau Paprocany merupakan tempat di mana penduduk Tychy sering menghabiskan waktu luang mereka. Dari awal pembuatannya Danau Paprocany selalu ramai dengan pengunjung. Setelah sudah lama dan dianggap tidak mengikuti jaman lagi, arsitek Robert Sikek dipercaya untuk mendesain ulang Danau Paprocany ini dengan menambahkan area-area yang dapat dijadikan tempat berbagai komunitas berkumpul. Setelah dilakukan renovasi pada danau ini, tempat ini memberikan daya tarik yang lebih dengan menyediakan jalur pesepeda, ruang komunitas, dan tempat olahraga outdoor.
Gambar 2. Penerangan malam hari
Sumber : archdaily.com
Danau ini juga memberikan keunikan dengan memberikan tempat santai berupa jaring-jaring yang bergantung di antara celah dek kayu sehingga banyak interaksi sosial yang akan terjadi pada tepi danau ini. Danau ini juga dirancang agar dapat menjadi ruang publik pada malam hari. Dengan mengaplikasikan lampu LED pada sisi-sisi promenade dan menyediakan ruang komunal akan membuat danau ini terlihat indah dan nyaman untuk beraktifitas pada malam hari. 

Referensihttp://www.archdaily.com/775301/paprocany-lake-shore-redevelopment-rs-plus

Categories
Uncategorized

Atap Cekung, Mengumpulkan Air Hujan di Musim Kering

Gambar 1. Sekolah di Iran dengan Atap Cekung
Sumber: archdaily.com
Kelangkaan air semakin hari semakin meningkat. Beberapa daerah di berbagai belahan dunia mengalami krisis air yang cukup parah. Salah satu daerah yang mengalami kelangkaan air cukup parah yaitu Iran. Tingkat curah hujan di daerah Iran ini kurang dari sepertiga rata-rata curah hujan dunia, sementara tingkat penguapannya tiga kali lebih tinggi dari rata-rata penguapan di dunia.

Sebuah perusahaan arsitektur di Iran, BM Design Studios mengatasi permasalahan tersebut dengan merancang atap berbentuk cekung untuk sebuah sekolah di Iran. Atap dengan sistem ganda dan berbentuk seperti mangkuk ini memiliki kemiringan curam untuk mengumpulkan dan menyimpan air hujan.
Gambar 2. Penggunaan Atap Cekung di Sekolah Iran
Sumber: archdaily.com
Atap cekung ini mengumpulkan tiap tetes air hujan sampai tetesan yang terkecil. Sehingga tetesan-tetesan air yang kecil ini dapat menyatu menjadi tetesan air yang lebih besar untuk dipergunakan kembali sebelum air tersebut menguap.

Lapisan terluar dari sistem atap tidak hanya mengumpulkan air hujan, namun juga memberikan bayangan tambahan dan memungkinkan udara untuk bergerak bebas, sehingga bertindak sebagai pendingin untuk ruangan di bawahnya.
Gambar 3. Tampak Atas Penggunakaan Atap Cekung
Sumber: archdaily.com
Selain atap cekung, sekolah di Iran ini juga dilengkapi reservoir penampungan air hujan yang ditempatkan di antara dinding bangunan. Reservoir ini membantu mengatur suhu ruangan dengan mendinginkan bangunan di dalamnya, sehingga dapat mengurangi penggunaan AC.

Dengan adanya sistem ini, diharapkan 28 meter kubik air dapat terkumpul di atas 923 meter persegi permukaan atap cekung.
 
Referensi:
http://www.archdaily.com/802377/this-concave-roof-system-collects-rainwater-in-arid-climates
https://www.dezeen.com/2017/01/04/concave-roof-rainwater-harvesting-bmdesign-studios-proposal-iran/
Categories
Uncategorized

Green Heart, Area Perkotaan Hijau Terbesar Milik Singapura

Green Heart yang diperkirakan selesai pada tahun 2016.
Sumber : http://properti.kompas.com/read/2016/01/13/103251321/Keajaiban.Dunia.Ke-8.Ada.di.Singapura?page=all

Proyek lanskap terbaru Singapura, Green Heart, diperkirakan akan selesai pada tahun 2016 ini. Proyek seluas 3,5 hektar dengan fasilitas taman publik, air terjun, kolam renang, dan area padat pohon seperti hutan ini direncanakan akan dikelilingi sekitar empat apartemen bertingkat tinggi.
 
Proyek residensial, Marine One, yang juga sekaligus central business district (CBD) ini awalnya dikembangkan oleh Ingenhoven Architects (Jerman) yang bekerjasama dengan studio lokal, Singapore A61 pada 2012. Kemudian pengerjaannya diserahkan kepada firma arsitektur lanskap, Gustafson Porter, yang mengubah ruang besar tersebut menjadi area perkotaan hijau terbesar di Singapura.
 
Balkon Green Heart dibentuk melengkung dan mirip dengan sawah tradisional Asia. Bahkan balkon tersebut disebut-sebut sebagai “keajaiban dunia kedelapan”. Gustafson Porter juga menambahkan tanaman yang berpuncak pada “hutan awan” pada bagian teratas bangunan untuk memperindah fasad bangunan.
 
Penanaman vertikal ini bertujuan untuk menciptakan ruang perkotaan yang multifungsi dan penuh inspirasi sehingga dapat dinikmati semua orang di Singapura. Banyaknya anggapan iklim Bumi yang terlalu panas dan lembab maka perlu aktivitas di luar yang maksimal dan sejuk. Penanaman vertikal juga menjadi teknik popular untuk mengubah ruang yang tidak digunakan ke dalam vegetasi.

Ilustrasi Green Heart, Singapura.
Sumber : 
http://properti.kompas.com/read/2016/01/13/103251321/Keajaiban.Dunia.Ke-8.Ada.di.Singapura?page=all

Referensi : http://properti.kompas.com/read/2016/01/13/103251321/Keajaiban.Dunia.Ke-8.Ada.di.Singapura?page=all