Gambar 1. Eksterior kantor SSA
Sumber: archdaily.com
Kantor firma arsitektur Sonny Sutanto Architects (SSA) yang baru ini empat kali lebih besar dari kantor SSA sebelumnya yang berlokasi di rumah Sonny Sutanto sendiri selama hampir tiga belas tahun. Kantor baru SSA ini berlokasi di Jakarta dengan luas 800 meter persegi dan didesain langsung oleh arsiteknya, Sonny Sutanto dan Mira Susanty.
Berbeda dengan kantor pada umumnya, kantor baru SSA cenderung mempertahankan beberapa aspek dari kantor lamanya, misalnya dari segi skala kenyamana ruang kerja, pekerja dapat merasa nyaman seperti di rumah meskipun sedang bekerja di kantor. Kantor SSA yang baru ini juga menggunakan kembali mebel-mebel tua dari ruang kantor lamanya.
Gambar 2. Skylight
Sumber: archdaily.com
Terdiri dari tiga massa utama, di mana ruang yang tercipta di antara massanya difungsikan sebagai ruang transisi. Sang arsitek, Sonny Sutanto, menciptakan urutan pada program ruangnya. Dimulai dari nuansa area entrance saat memasuki gedung, arsitek mengendalikan perspektifnya melalui koridor untuk menunjukkan halaman belakang serta mengendalikan geometri ruang untuk mengakomodasikan kegiatan tertentu. Demi privasi, pada titik-titik tertentu kantor dinding tetangganya ditutupi oleh lapisan dinding dengan bentuk geometri yang kuat untuk menghindari pandangan yang tidak diinginkan.
Lantai pertama digunakan sebagai area publik yang terdiri dari resepsionis, ruang pertemuan, ruang sampel material, ruang workshop untuk membuat model, ruang makan, pantry, dan halaman. Halaman dalam kantor dapat digunakan untuk kuliah umum yang kadang-kadang diadakan.
Gambar 3. Resepsionis
Sumber: archdaily.com
Gambar 4. Halaman dalam bangunan yang kadang digunakan untuk seminar
Sumber: archdaily.com
Gambar 5. Ruang makan dan pantry
Sumber: archdaily.com
Lantai kedua digunakan sebagai wilayah kerja pribadi untuk arsitek dan petinggi kantor. Terdiri dari ruang administrasi, galeri, dan perpustakaan sebagai program pendukung. Ruang-ruang tersebut mengelilingi tangga utama untuk membuat suatu kesinambungan atau suatu titik temu. Lantai ketiga juga digunakan sebagai wilayah kerja pribadi untuk drafter dan pekerja praktek, dengan toilet dan ruang janitor sebagai program pendukung. Lantai ketiga dan keempat di belakang bangunan digunakan untuk area servis.
Gambar 6. Ruang administrasi
Sumber: archdaily.com
Gambar 7. Ruang petinggi kantor
Sumber: archdaily.com
Nampak beberapa elemen yang sengaja didesain oleh arsitek untuk menciptakan suasana menyenangkan di kantor ini. Misalnya bagian pagar bangunan yang meniru tanda tangan pendirinya, Sonny, huruf “THE BOSS” yang sengaja didesain di kantor petinggi, kola mikan, aquarium, dan beberapa hiasan dinding yang terbuat dari mozaik dan merupakan buatan tangan.
Gambar 8. Kolam ikan
Sumber: archdaily.com
Referensi: http://www.archdaily.com/789663/architecture-office-in-jakarta-sonny-sutanto-architects