Gambar 1. Suasana Seoul Skygarden
Sumber: archdaily.com
Sumber: archdaily.com
Sebuah jalan layang yang sudah tidak terpakai di Seoul, Korea Selatan diubah menjadi taman bagi pejalan kaki sepanjang 938 meter. Proyek yang dijuluki “Seoul Skygarden” ini bertujuan untuk membangun kota menjadi lebih hijau, lebih menarik, dan lebih nyaman bagi penggunanya. Dengan adanya 254 jenis pohon, semak, dan bunga, menciptakan “perpustakaan tanaman” yang disusun menurut alfabet Korea. Skygarden rancangan perusahaan arsitektur ternama, MVRDV, akan mengurangi kemacetan pejalan kaki ke arah stasiun Seoul, dari waktu perjalanan 25 menit menjadi 11 menit.
Gambar 2. Seoul Skygarden
Sumber: archdaily.com
Sumber: archdaily.com
Sebelumnya jalan layang ini dibangun pada tahun 1970 sebagai jalan penghubung antara pasar Namdaemun dan bagian barat Seoul, dan melintasi stasiun kereta api utama di Seoul. Namun pada tahun 2009, jalan ini harus ditutup untuk kendaraan karena tidak aman.
Winy Maas, arsitek utama dan co-founder dari MVRDV mengatakan bahwa dengan adanya Seoul Skygarden, para pejalan kaki di Seoul akan memiliki pengalaman perjalanan yang menyenangkan melalui taman hijau di antara lalu lintas jalan raya dan bangunan beton.
Gambar 3. Suasana Pejalan Kaki di Seoul Skygarden
Sumber: archdaily.com
Sumber: archdaily.com
Tidak hanya sekedar taman yang berisi tanaman hijau, Seoul Skygarden juga diramaikan dengan adanya kafe, toko bunga, pasar, perpustakaan, dan rumah kaca. Pemerintah Seoul berencana untuk menyelesaikan proyek ini pada 2017. (JL/Majalah SKETSA)
Referensi:
https://www.dezeen.com/2015/05/13/mvrdv-studio-makkink-bey-transform-seoul-overpass-into-high-line-inspired-park-seoul-skygarden/
http://www.archdaily.com/631007/mvrdv-to-transform-abandoned-highway-in-seoul-into-lush-skygarden
Referensi:
https://www.dezeen.com/2015/05/13/mvrdv-studio-makkink-bey-transform-seoul-overpass-into-high-line-inspired-park-seoul-skygarden/
http://www.archdaily.com/631007/mvrdv-to-transform-abandoned-highway-in-seoul-into-lush-skygarden


